Multitasking

Multitasking 

the performance of multiple tasks at one time


Dulu, banyak yang bilang kalau wanita itu lebih jago multitasking daripada laki - laki. Kalau dipikir - pikir sih kayaknya mungkin bener ya, coba aja bayangin mama - mama kita yang sambil ngurusin kita bisa sambil masak, beres - beres rumah, ngurusin suami, de el el yang ajaibnya semuanya bisa selesai dengan baik (or at least lumayan baik). Tapi, surprisingly, menurut artikel ini, wanita sama pria itu sama aja dalam hal multitasking, nggak ada yang lebih unggul.

Walaupun begitu, aku tetep salut sama orang yang sanggup multitasking, karena aku sendiri bukan merupakan orang yang 'ahli' dalam hal itu. Aku nggak bisa fokus ke banyak hal sekaligus. Semakin aku bertambah usia, aku semakin merasa kalau fokus yang aku punya terbatas, bahkan rasanya kayak kemampuan otakku menurun. Misalnya aja nih, dulu waktu masih sekolah sampai ke awal - awal kuliah, kayaknya aku jago banget nih ngapalin materi. Sekarang boro - boro wkwk, kemaren makan siang apa juga butuh waktu dulu buat mikir.

((FYI, kemampuan multitasking yang selama ini banyak dicari dalam diri seseorang ternyata berdampak kepada produktivitas dan kesehatan kita)).

Ada satu pengalamanku yang nunjukin betapa aku nggak bisa multitasking. Sebagai orang yang suka menulis, aku tentu mencari wadah untuk bisa menyalurkan kegemaran aku tersebut. Blog ini sendiri merupakan perwujudan wadah tersebut. Tapi, lama kelamaan aku mulai beralih wadah menulis. Jadi, belakangan ini aku lebih aktif menulis di instagram karena rasanya lebih mudah untuk menulis di instagram daripada di blog, salah satunya karena aku mulai lebih sering menulis tulisan pendek.

Aku sempat terpikir untuk 'make it more serious', I mean kalian tau kan banyak instagram account yang khusus berisi tulisan macam @thegoodquote gitu? Nah, aku berpikir untuk memisahkan kehidupan pribadiku (read : my personal instagram account) dengan wadah menulisku, so I made an instagram account dedicated for my writings.

Lama kelamaan, aku merasa kalau aku kesulitan untuk mengisi konten di account tersebut. Aku merasa kalau apa yang aku tulis di sana 'not really like me' at all, to the point di mana aku merasa kalau aku dan tulisanku yang ada di sana adalah dua persona yang berbeda. Walaupun tulisan di sana sumbernya sama yaitu aku, entah kenapa aku merasa seperti bukan diriku. Aku nggak bisa multitasking antara dua account itu. Aku juga merasa sulit untuk regularly post something on that account because I write when I feels like to, not because of schedule. Aku akhirnya lebih sering nulis di personal accountku dan lupa kalau aku punya side account untuk nulis itu tadi. Satu hal yang cukup bikin aku kaget ternyata ada temenku yang sempet nanya kenapa acocunt itu udah nggak pernah update lagi. Ternyata ada yang inget aku punya side account itu wkwkw. 

Jadi, salah satu alasan kenapa aku jarang update blog ini juga adalah karena hal di atas. Karena aku nggak bisa multitasking itu tadi. Oh iya, by the way yang aku tulis di instagram juga adalah hal yang berbeda dengan yang aku tulis di blog ini, which is poem.

Aku lagi seneng - senengnya nulis puisi. Hal yang dulu aku pikir tidak akan pernah aku lakukan dan ternyata sekarang I'm enjoying it. Kalau kalian mau liat puisi yang aku tulis di instagram, kalian bisa follow instagram aku di sini. And here is one of my poem, if you mind :

One thing for sure, di manapun aku menulis, no matter what, I always love writing


'Till we meet again!

Comments

Popular Posts